PENYAMPAIAN DAN PEMBUKAAN DOKUMEN PENAWARAN

PASAL 10

PENYAMPAIAN DAN PEMBUKAAN DOKUMEN PENAWARAN

PENYAMPAIAN DAN PEMBUKAAN DOKUMEN PENAWARAN
PENYAMPAIAN DAN PEMBUKAAN DOKUMEN PENAWARAN

1. Metoda penyampaian dan cara pembukaan dokumen penawaran harus mengikuti ketentuan yang dipersyaratkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa.

2. Metoda penyampaian dokumen penawaran yang akan digunakan dengan sistem satu sampul

3. Panitia/pejabat pengadaan mencatat waktu, tanggal dan tempat penerimaan dokumen penawaran yang diterima melalui pos pada sampul luar penawaran dan memasukkan ke dalam kotak/tempat pelelangan.

4. Pada akhir batas waktu penyampaian dokumen penawaran, panitia/pejabat pengadaan membuka rapat pembukaan dokumen penawaran, menyatakan dihadapan para peserta pelelangan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup sesuai waktunya, menolak dokumen penawaran yang terlambat dan/atau tarmbahan dokumen penawaran, kemudian membuka dokumen penawaran yang masuk.

5. Bagi penawaran yang disampaikan melalul pos dan diterima terlambat, panitia/pejabat pengadaan membuka sampul luar dokumen penawaran untuk mengetahui alamat peserta lelang. Panitia/pejabat pengadaan segera memberitahukan kepada penyedia barang/jasa yang bersangkutan untuk mengambil kemball seluruh dokumen penawaran. Pengembalian dokumen penawaran disertai dengan bukti serah terima.

6. Tidak diperkenankan mengubah waktu penutupan penyampaian penawaran untuk hal hal yang tidak penting. Apabila terpaksa dilakukan perubahan waktu penutupan penyampaian penawaran maka perubahan tersebut harus dituangkan di dalam addendum dokumen pemilihan penyedia barang/jasa, dan disampaiakan pada seluruh peserta lelang.

7. Pembukaan dokumen penawaran yang masuk dilaksanakan sebagai berikut :

a. Panitia pejabat pengadaan meminta kesediaan sekurang kurangnya 2 (dua) wakil dari peserta pelelangan yang hadir sebagai saksi. Apabila tidak terdapat saksi dari peserta pelelangan yang hadir, panitia/pejabat pengadaan menunda pembukaan kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran sampal dengan waktu tertentu yang telah ditentukan panitia/pejabat pengadaan sekurang kurangnya, 2 (dua) jam. Setelah sampai batas waktu yang telah ditentukan, wakil peserta, lelang tetap tidak ada yang hadir, acara pembukaan kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran dilakukan dengan disaksikan oleh 2 (dua) orang saksi di luar panitia/pejabat pengadaan yang ditunjuk secara tertulis oleh panitia/pejabat pengadaan.

b. Panitia/pejabat pengadaan meneliti isi kotak tempat pemasukan dokumen penawaran dan menghitung jumlah sampul penawaran yang masuk (tidak dihitung surat pengunduran diri) dan bila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta, pelelangan tidak dapat dilanjutkan dan harus diulang, kemudian mengumumkan kembali dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.

c. Untuk system I (satu) sampul, panitia/pejabat pengadaan membuka kotak dan sampul dokumen penawaran di hadapan para peserta lelang.

8. Panitia/pejabat pengadaan memeriksa, menunjukkan dan membacakan di hadapan para, peserta pelelangan mengenai kelengkapan dokumen penawaran, yang terdiri atas :

a. Surat penawaran yang di dalamnya tercantum masa berlaku penawaran
b. Jaminan penawaran asli
c. Daftar kuantitas dan harga (khusus untuk kontrak harga satuan)

9. Panitia/pejabat pengadaan tidak boleh menggugurkan penawaran pada waktu pembukaan penawaran kecuali untuk penawaran yang terlambat memasukkan/menyampalkan penawaran.

10. Setelah dibacakan dengan jelas, berita acara pembukaan dokumen penawaran ditandatangani oleh panitla/pejabat pengadaan yang hadir dan dua orang wakil peserta lelang yang sah yang ditunjuk oleh para peserta lelang yang hadir

11. Dalam hal terjadi penundaan waktu pembukaan penawaran, maka penyebab penundaan tersebut harus dimuat dengan jelas di dalam berita acara pembukaan penawaran (BAPP), dan dibagikan kepada wakil peserta pelelangan yang hadir.

12. Syarat Penawaran :

a. Penawaran adalah penawaran harga pemborongan pekerjaan Lumpsum fixed price yang dlajukan peserta kepada Panitia berdasarkan dokumen pelelangan dan berita acara penjelasan pekerjaan.
b. Surat Penawaran harus dibuat dalam bahasa Indonesia dan mata uang rupiah.

c. Surat asli penawaran harga dibuat di atas kertas kop perusahaan, diberi tanggal, dibubuhi materai Rp.6.000,- (enam ribu rupiah), ditandatangani Direktur dan dicap perusahaan.
d. Surat Penawaran Harga dan kelengkapannya harus diketik serta dibuat rangkap tiga (satu buah asli dan dua buah copy), ada materai, tandatangan dan stempel.
e. Di dalam Surat Penawaran tidak diperkenankan terdapat tanda coretan, hapusan, atau tip ex dalam bentuk apapun.
f. Angka dan huruf harga penawaran dalam Surat Penawaran harus tertulis jelas, serta antara nilai angka dan huruf harus sesuai.
g. Surat Penawaran harus dilengkapi dengan surat surat yang disyaratkan dan surat surat perusahaan yang masih berlaku, yaitu :

• Dokumen Administrasl

o Foto Copy Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi.
o Foto Copy Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK).
o Foto Copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
o Foto Copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
o Foto Copy Pengusaha Kena Pajak (PKP).
o Foto Copy Tanda Anggota Asosiasi Bidang Konstruksi
o Foto Copy Akte Pendirian Perusahaan (termasuk perubahannya bila ada).
o Foto Copy Keterangan Domisili Perusahaan yang masih berlaku, alamat perusahaan terakhir.
o Neraca Keuangan Perusahaan (per 31 Desember 2006) ditandatangani Direktur di atas materal Rp. 6.000,- (enam ribu Rupiah) dan distempel
o Sisa Kemampuan Nyata (SKN) ditandatangani oleh Direktur/ Direktur Utama
o Surat dukungan Bank (Bank umum yang ditunjuk oleh Menterl Keuangan RI)
o Surat Pernyataan
o Surat jaminan penawaran khusus untuk pekerjaan ini sebesar 1 3 %. (Asli dibawa dan disiapkan tanda terima khusus)

• Dokumen Teknis

o Struktur Orgnisasi Perusahaan dan Struktur Pelaksanaan Pekerjaan yang tenaga ahlinya dilampiri, CV, fotocopy ijazah, pengalaman kerja.
o Daftar Pengalaman Pekerjaan sejenis 5 tahun terakhlr dibuktikan dengan SPK/Kontrak.
o Daftar Peralatan yang dimiliki, ditandatangani oleh Direktur
o Time schedule (bobot dan jadwal waktu pelaksanaan)
o Metodologi kerja

• Dokumen Biaya

o Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rekapitulasi
o Daftar Harga Satuan Bahan dan Upah
o Analisa Harga Satuan Pekerjaan non Standar.

h. Untuk persyaratan point 1) s/d 9) Dokumen Asli harus diperlihatkan pada waktu pembukaan Dokumen kepada Panitia atau dilegalisir Panitia (jika diperlukan).

i. Surat Penawaran Harga harus mencantumkan masa berlaku.

j. Surat surat kelengkapan Surat Penawaran yang mengambil contoh pada lampiran RKS ini barus dibuat di atas kertas kop perusahaan, diberi tanggal, materai, ditandatangani Direktur atau yang diberi kuasa, dan distempel perusahaan.

Tinggalkan Balasan