PEKERJAAN PARTISI

PASAL 13

PEKERJAAN PARTISI

PEKERJAAN PARTISI
PEKERJAAN PARTISI

1. Lingkup pekerjaan

Yang dimaksud dengan pekerjaan partisi adalah pekerjaan di dalam ruangan yang berfungsi sebagai benikut :

a. Pembatas ruangan;
b Penutup ruangan;
c. Peredam suara.
Pekerjaan ini, meliputi pemasangan rangka penutup dinding sebagal sekat antar ruangan kerja.

2. Persyaratan bahan

Bahan:

1. Jenis bahan : Gypsum Board
2. Ketebalan :12 mm.
3. Mutu bahan : Buatan dalam negeri merek
Jayaboard atau yang setara
4. Pola ukuran : Sesuai gambar
5. Rangka : Besi Hollow 40×40 mm, rangka
pembagi besi hollow 40×40 mm atau
sesuai gambar
6. Kelembaban rangka : Pelindung rangka dari bahan menie/cat

Pengendalian seluruh. pekeriaan ini harus memenuhi persyaratan pada. NI 5 dan memenuhi SII 0404/81.

3. Peralatan penunjang

Perlu disiapkan alat untuk pelaksanaan pekerjaan plafon antara lain :

a. Alat Bantu steger;
b. Waterpas;
c. Benang;
d. Meteran.

4. Syarat syarat pelaksanaan

a. Rangka dinding partisl besi hollow 40x 40 mm yang dilengkapi dengan skrup, gypsum, skrup rivet, klem, atau rangka lain.
b. Pemasangan sesual dengan pola yang ditunjukkan/ disebutkan dalam gambar dengan memperlihatkan modul pemasangan.
c. Bidang pemasangan bagian rangka partisi harus rata, tidak cembung, kaku dan kuat, kecuall bila dinyatakan lain, misal permukaan merupakan bidang miring/ tegak sesual yang ditunjukkan dalam gambar.
d. Bahan penutup partisi adalah gypsum dengan mutu bahan seperti yang telah dipersyaratkan dengan pola pemasangan sesuai yang ditunjukkan dalam gambar jarak pemasangan antara unit unit penutup langit langit harus presisi dan tidak kelihatan atau sesual yang ditunjukkan dalam gambar.
e. Hasil pemasangan penutup partisi harus rata, tidak melendut.
f. Seluruh pertemuan antara permukaan partisi dan dinding dipasang list profil dari gypsum dengan bentuk dan ukuran sesuai gambar.

5. Cara pelaksanaan

Pada umumnya pemasangan dinding partisti akan berhentl pada batas tertentu yang berupa dinding.

a. Tentukan modul dan tinggi partisi;
b. Waterpaskan ketegakan partisi tersebut pada pasangan dinding;
c. Pasang rangka dinding sesuai dengan yang dibutuhkan.
d. Tentukan arah tulangan pokok dan pasang tulangan pokok sesuai grid rangka dengan besi hollow.
e. Selanjutnya pasang tulangan pembagi, yang terbuat dari besi hollow dengan jarak sesual grid pada gambar rencana;
f. Rangka partisl yang sudah slap ditutup dengan gypsum board;
g. Gypsum yang sudah terpasang di compon supaya mendapatkan permukaan yang rata¬
h. Dinding partisi gypsum yang sudah rata dan kokoh, di cat. wama yang disetujui oleh direksi.

Tinggalkan Balasan