PEKERJAAN KUSEN PINTU DAN JENDELA ALUMMIUM

PASAL 3

PEKERJAAN KUSEN PINTU DAN JENDELA ALUMMIUM

PEKERJAAN KUSEN PINTU DAN JENDELA ALUMMIUM
PEKERJAAN KUSEN PINTU DAN JENDELA ALUMMIUM

1. Semua pekerjaan kusen pintu dan kusen jendela aluminium harus dikerjakan menurut instruksi pabrik/produsen dan standar standar antara lain:

• The Alumunium Association (AA)
• Architectural Aluminium Manufactures Association (AAMA)
• American Society for Testing Materials (ASTM)

2. Aluminium yang akan digunakan adalah produksi Super Bangunan Alcan, NIKKEI, YKK atau setaraf produksi dalam negeri yang baik (sesual Sll extrusi 0695 82 dan SH jendela 0649 82). Alloy 6063 T5/Billet yang digunakan harus aslinya (tidak terbuat dari bahan scrap/sisa).

Anodizing terdiri, dari
• Lapisan pertama anodic oxide film tebal 10 micron
• Lapisan kedua resin film tebal 12 micron

3. Seluruh pekerjaan aluminium memiliki syarat syarat teknis sebagai berikut:

• Kusen Aluminium warna hitam
• Ukuran profil 1.5″ x 3″
• Beban angin 100 kg/m2
• Tebal profil minimal 1.35 mm

4. Contoh

Kecuali ditentukan lain, maka semua contoh harus disertakan dan contoh extrusion tidak kurang dari 30 x 30 cm. Dengan ketebalan seperti yang ditentukan untuk proyek tersebut. Contoh (Mock up) harus dengan ukuran 1 : 1.

5. Pekerjaan Pelaksanaan

a. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan kusen aluminium beserta kaca harus dilaksanakan oleh pemborong alumunium yang ahli dalam bidangnya.
b. Untuk mendapat ukuran yang tepat, pemborong aluminium harus datang ke lapangan dan melakukan pengukuran
c. Untuk mendapat hasil yang baik, pembuatan/penyetelan kosen alumunium harus dilakukan di pabrik secara masimal dan dilapangan tinggal pasang
d. Antara tembok/kolom/beton dan kusen aluminium harus diisi dengan “sealen” yang elastis
e. Pemasangan kaca pada kusen aluminium harus diisi karet gasket
Semua detail pertemuan harus halus, rata dan bersih dari goresan serta cacat yang mempengaruhi permukaan aluminium

f. Sambungan sambungan vertical maupun horizontal, sambungan sudut maupun silang, demikian juga pengkombinasian profil profil alumimum harus dipasang sempurna
g. Fixing accessoris seperti skrup assembling dan engsel engsel harus terbuat dari bahan bahan tahan karat.
h. Kaca tidak boleh bergetar dan diberi tanda setelah terpasang.

6. Hubungan Dengan Material Lain

Apabila aluminium berhubungan dengan besi, maka besi harus dilapis dengan zinc chromate + bitumen.

7. Pengetesan

Pengetesan terdiri dari hal-hal sebagal berikut :

• Performance Test (Test terhadap kebocoran air, udara, beban angin, kekedapan suara dan lain lain harus dilaksanakan di Australia, atau laboratorium lain yang disetujul Direksi)
• Matenial Test (Test terhadap bahan, powder coating, test koros, berat dan lain lain) dilaksanakan di dalam negeri yang disetujui Direksi.
• Hasil test harus diserahkan secara lengkap kepada Direksi. Apabila hasil pengetesan gagal, pemborong wajib melakukan pengetesan ulang hingga mencapai standar test yang disyaratkan.
• Biaya pengetesan dan lain lain menjadi tanggungjawab pemborong.

8. Garansi (Jaminan)

• Pemborong wajib memberikan garansi bahan selama. 5 tahun. dan garansi pemasangan selama 10 tahun, terhitung sejak selesainya masa perawatan
• Garansi bahan sebagai perlindungan kemungkinan terjadinya cacat pewarnaan akibat dari proses powder coating yang tidak sempurna dan lain lain, sedang garansi pemasangan sebagai perlindungan kemungkinan terjadinya kebocoran udara & air akibat dari aplikasi yang tidak sempurna.

Tinggalkan Balasan